Nona Layla

1094 Kata

Mira menatap Rani lekat-lekat, berharap dia mendapatkan jawaban sesuai keinginannya. "Apa yang kamu mau dengar, Mira? Tari adalah anakku!" kata Rani. "Kamu pikir aku tuli, Ran?" geram Mira. "Aku dengar dengan jelas Tari menyebut namanya sendiri dengan nama Layla!" katanya mengguncang bahu Rani. "Bukankah ini tidak kebetulan jika usia Tari pun bahkan sama dengan Tuan Arta, sementara saat kelahiran mereka, kamu bahkan masih bersamaku dan memegang mereka saat bayi!" tegas Mira menekan suaranya. "Tolong jangan menyangkal, Rani! Ini semua menyangkut masa depan Layla juga, dia harus tahu orang tuanya Tuan Arthur dan Nona Lintang, juga tuan Candra harus tahu jika Layla masih hidup!" Mendengar itu Rani pun tergugu dia membekap mulutnya menahan tangis. "Aku menyayangi dia, Mira, dia sudah se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN