Awal Kebencian Arta

1135 Kata

Candra berangkat sore ini, Arthur dan Lintang mengantarnya ke bandara. "Jangan terlalu lama, pulanglah secepatnya!" kata Candra memeluk Lintang. Mira yang berdiri di samping Candra pun mengangguk, "Iya, Nona, Tuan, aku pasti akan merindukan kalian dan juga Tuan Arta," timpalnya. Lintang mengangguk, "Akan kami usahakan," ucapnya tersenyum, "Arta masih harus menyelesaikan rawat jalan dan juga sekolahnya sebentar lagi selesai untuk Kindergarten-nya musim ini, jadi mungkin kami akan kembali 2 atau 3 bulan lagi," jelasnya menahan tawa. Candra membelalak, "Itu terlalu lama!" protesnya tidak senang. Arthur tersenyum melihat Lintang yang sengaja menggoda ayahnya itu. Mira pun menahan tawa melihat wajah Candra yang mengkerut karena cemberut. "Tidak selama itu, Tuan, kami akan pulang bulan d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN