Rasa Penasaran Lintang

1021 Kata

Hazen turun dari taksi yang mengantarkannya pulang kebengkelnya. Namun ketika ia baru saja tiba, teriakan riang anak kecil langsung menyambutnya dari dalam bengkel. Raffa berlari keluar dari ruangan Hazen dan memburu memeluk gadis itu. Alia hanya tersenyum gemas melihatnya. "Maaf, dia memaksa kesini sejak kemarin!" kata Alia merasa canggung. Hazen hanya tertawa seraya menurunkan Raffa. "Tak apa, aku juga sedikit sibuk akhir-akhir ini, jadi tidak bisa bermain setiap hari denganmu!" katanya lalu menjawil hidung Raffa dengan gemas. "Dimana pacarmu itu?" tanya Raffa dengan polosnya. Alia menegurnya namun anak itu hanya cemberut tak menggubris teguran ibunya itu. "Siapa yang kamu maksud?" tanya Hazen mengulum senyum geli. Raffa terdiam seolah berpikir sambil memegang dagunya, tingkahnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN