Akhir Cerita Wira

1087 Kata

Wira tidak gentar dengan ancaman senjata Arthur di kepalanya, sebaliknya lelaki itu tertawa seolah sudah hilang akal dan tak taku menghadapi kematian. "Seharusnya kamu takut, Wira! Karena aku tidak akan menjamin nyawamu lagi mulai dari sekarang!" geram Arthur menekan kepala Wira dengan moncong senjatanya. Wira tersenyum miring, "Apa kamu yakin?" ujarnya, kemudian matanya mengerling ke arah pepohonan. Bram mengerutkan kening dan ikut melayangkan pandang ke sekitar, dan kemudian dia terbelalak melihat beberapa orang asing muncul dari balik pohon dan menodongkan senjata ke arah mereka. "Kapten!" kata Bram. Arthur menoleh, begitu juga Fala. Keduanya pun menyadari keadaan, dengan adanya anak buah Wira yang rupanya datang mengepung mereka. "Sial!" umpat Arthur. Dia tidak takut meski diker

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN