Part of Wibisono's

1942 Kata

Restoran tepi kota itu, dengan taman asri yang menjadi latar pernikahan, dipenuhi oleh tawa ringan dan bisik-bisik bahagia. Acara pernikahan Keandre dan Sonya akhirnya digelar dalam suasana yang hangat dan intim. Tamu yang hadir hanya sanak keluarga terdekat dan sahabat dari kedua belah pihak, membuat nuansa terasa personal dan jauh dari kesan gemerlap pesta besar. Darren sudah hadir sejak pukul delapan pagi, meski resepsi baru dimulai pukul sembilan. Sebagai ayah dari mempelai pria, ia sibuk membantu koordinasi terakhir dan menyambut keluarga besarnya yang mulai berdatangan. Alena, bersama kedua orang tuanya, Amel dan Rafif, baru tiba tepat pukul sembilan. Mereka disambut hangat oleh Keandre dan Sonya di pintu masuk venue. “Selamat ya, Ken. Sonya, semoga langgeng sampai kakek nenek,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN