You're lying, Bunny

1685 Kata

Alena kembali menyelinap ke tengah lantai dansa, gelas vodka cranberry masih dingin di tangan kanannya. Ia meneguk sisa minuman itu sekali lagi, lalu meletakkannya di meja kecil terdekat, sebelum akhirnya membiarkan tubuhnya larut lagi dalam ritme. Musik baru saja drop ke beat yang lebih dalam, bass menggelegar, lampu strobo menyapu wajahnya dalam kilatan cepat. Ia menutup mata sebentar, tangan terangkat tinggi, pinggul bergoyang bebas, mencoba melupakan pria tadi, mencoba menikmati malam yang seharusnya jadi pelariannya. Tapi tak lama, bayangan pria itu muncul lagi di sampingnya, terlalu dekat untuk diabaikan. Ia berdiri tepat di sebelah kanan Alena, tubuhnya ikut bergoyang mengikuti ritme, tapi matanya tak pernah lepas dari gadis itu. Parfumnya yang kuat menyusup lagi, bercampur kerin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN