Bab 20. Kamu Calon Istriku

1133 Kata

Baru kali ini, Ares merasakan penolakan yang mengiris hati dan dipermalukan di depan orang lain pula. Namun, ia tak bisa berdusta; Aluna memang bukan perempuan biasa seperti kebanyakan wanita pada umumnya. Sejak pertemuan pertama, ada sesuatu di dalam dirinya yang terpikat, sesuatu yang belum pernah ia rasakan dengan perempuan lain, termasuk para wanita yang tanpa henti diperkenalkan ayahnya. Tak satupun mampu mencuri perhatiannya, kecuali Aluna. Ares menghela napas dalam-dalam, berusaha menenangkan gelombang perasaan yang berkecamuk. "Wanita keras kepala," sindirnya sinis. "Laki-laki arogan," balas Aluna dengan keberanian yang nyaris mengguncang. Getaran di d**a Ares semakin membara, amarah hampir meledak, tapi ia berusaha terus menahannya. Wanita di hadapannya itu—Aluna, memang berbed

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN