Bab 54. Gelisah Tak Karuan

1021 Kata

Tanpa menunggu waktu sedetik pun terbuang sia-sia, Ares segera melangkah cepat, meninggalkan tempat itu dengan satu tujuan yang membara di d**a: menemukan jejak musuh yang bersembunyi dalam bayang-bayang. Meski sudah lama menyepi dari hiruk-pikuk dunia gelap, entah mengapa gelombang gangguan itu masih terus menghantui langkahnya. Ares tak mungkin diam membisu, karena itulah juga yang membuatnya sulit lepas sepenuhnya dari kegelapan, walau semua itu ia sembunyikan rapat-rapat agar ayahnya tak tahu. Dia khawatir, rahasia tersebut bisa meruntuhkan kesehatan ayahnya yang masih muda dan rapuh. Tak sendiri, di belakangnya mengikuti sekelompok anak buah setianya yang tanpa diminta selalu sigap berada di sisi, siap memberi perlindungan tanpa syarat. Selama Ares belum melarang, mereka tak akan per

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN