Hari-hari berlalu begitu cepat, tanpa jejak Ares yang menghilang tanpa kabar. Sudah seminggu mereka terkurung di villa mewah tapi di tengah pulau terpencil, sepi tanpa kehadiran pria itu. Aluna duduk termenung, hatinya tercekik oleh kecemasan yang tak kunjung reda. Dia tak tahu apa yang terjadi pada Ares, kapan pula suaminya itu akan kembali. Sementara itu, Leo kecil juga terus bertanya di mana keberadaan ayahnya saat ini. "Mama, papa nggak telepon, ya? Aku kangen banget sama papa. Kapan papa ke sini? Papa pasti bawa kita pulang ke rumah, 'kan?" Suara polos Leo menusuk hati Aluna. Aluna meraih tangan sang anak, berusaha menahan perih yang menyusut dalam d**a. "Sayang, papa masih ada urusan yang harus diselesaikan," jawabnya serak. "Kenapa? Leo bosan ya, di sini? Nggak sekolah, nggak ket

