Tentu saja, semua mata tertuju penuh penasaran pada Ares, pengantin pria yang seharusnya dipenuhi kebahagiaan. Namun kini, wajahnya membara oleh kemarahan yang tak tertahankan. Apa gerangan yang merobek kedamaian hari yang seharusnya bahagia itu? Tapi sebelum ada yang berani mengorek lebih jauh, Crimson sudah cepat melangkah, memerintahkan para penjaga keamanan untuk mengendalikan kerumunan tamu, memastikan pesta pernikahan tetap berjalan tanpa cela di tengah badai yang mulai mengancam. "Ada apa ini?" tanya Crimson dengan nada penuh keheranan dan kekhawatiran. "Ini hari bahagia, bukan panggung keributan! Jika maksud kedatanganmu hanya ingin membuat masalah, sebaiknya kamu dan anakmu pergi dari sini!" Crimson langsung menegur adik tirinya itu, suaranya tegas, menusuk, seperti pedang yang

