Sekar pamit saat Demian datang. "Kenapa buru-buru, aku bahkan baru sampai," ucap Demian, sedikit keberatan karena Sekar seakan menjaga jarak darinya. "Aku sudah lama disini, tanya saja Bening dan Alin," balasnya, dengan tatapan beralih ke Alin dan Bening yang sedang mengangguk membenarkan ucapan Sekar. Demian tersenyum getir, " Baiklah kalau begitu, hati-hati di jalan," pesannya singkat. "Yup, terima kasih." Sekar bersalaman dengan Demian dan Alin, dan dia memberikan pelukan hangat untuk Bening. Tubuh mungil itu semakin kurus, Sekar sedih saat memeluk Bening tapi dia menahan air matanya agar tidak menambah kesedihan Bening dan Alin. "Sampai bertemu lagi," pamit Sekar. "Aku akan mengantar kamu sekalian ke ruang praktek Keiko," ucap Demian. Alin mengangguk saat Sekar menatapnya seakan

