Keiko menghempaskan tubuhnya di sofa dengan lelah, dia melepas sarung tangan penuh salju bekas bermain dengan Revan tadi. Lelah dan dingin tapi juga wajahnya terlihat senang karena keluarga mereka sudah berkumpul kembali. "Coklat hangat?" Keiko mendongak dan melihat secangkir minuman manis yang masih mengepulkan asap lembut, pandangannya lalu beralih pada orang yang memegang cangkir tersebut. Jimmy tersenyum sopan padanya. "Ini bisa meredakan tangan dinginmu," kata Jimmy lagi. Keiko pun tersenyum dan menerimanya, raut wajahnya cerah ketika merasakan tangannya yang kedinginan itu menyentuh cangkir keramik yang hangat. "Boleh aku duduk?" tanya Jimmy menunjuk kursi kosong di sebelah Keiko. "Tentu!" sambut Keiko ceria seraya mempersilakan Jimmy. Jimmy pun duduk, sejenak keduanya hany
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


