Bab 91. Kelakuan Konyol Mereka

2333 Kata

Kemarin saat pulang dari menemui papanya, Leora dan Deva ngobrol dulu dengan mamanya. Reaksi Arum setelah mendengar tentang kisah Alinda yang ternyata bukan selingkuhan, tapi korban perkosaan Sofian sangatlah menyentuh. Mama Deva pindah duduk di sebelah Leora, lalu memberikan pelukan hangat ke calon menantunya yang tampak begitu terpukul. Setelah mati-matian tetap tegar dan menahan tangis di hadapan papa juga mama tirinya, Leora menumpahkan tangisnya di pelukan calon mertuanya. Demikian juga Arum yang berderai air mata, karena itu mengingatkan akan kisah Alana. Semakin dia merasa yakin bahwa keputusannya menerima Leora sebagai calon menantu adalah hal tepat. Deva hanya menatap diam menatap dua wanita kesayangannya itu. Kadang dia masih sedikit tidak percaya, sekalinya jatuh cinta justru

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN