Bab 103. Go To Jogja

1273 Kata

Rey berdiri di hadapan keluarga dan menceritakan semuanya, matanya basah oleh air mata yang sulit dibendung. Rasa sedih dan frustrasi menghancurkan hatinya, seolah baru saja ia menemukan secercah harapan dalam hubungan serius dengan Sasa, tapi kemudian segalanya hancur berkeping-keping. Ia merasakan luka yang dalam, bukan hanya karena harus putus, tapi juga karena impian yang remuk sebelum sempat terwujud. Kedua orang tua, adik dan adik iparnya menatap penuh empati, merasakan beratnya beban yang Rey tanggung. Namun, bukan berarti dunia sudah berakhir, 'kan? Erika, dengan sentuhan lembut di pundak kakaknya, menatap tajam penuh keyakinan. "Kak, kamu nggak boleh menyerah hanya karena ini. Kamu harus memperjuangkan cinta kamu. Cinta kalian! Kamu belum bicara langsung dengan orang tua Sasa, 'k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN