Bab 58. Kehangatan Cinta

1082 Kata

Bella terhenti di ambang pintu, jantungnya berdetak tak karuan, seolah hendak meledak kapan saja. Tubuhnya kaku, mati rasa antara takut dan ingin melarikan diri dari rumah yang kini terasa seperti neraka baginya. Tapi tiba-tiba, suara Daniel kembali memecah kesunyian, dingin dan penuh ancaman, "Kalau kamu berani keluar dari rumah ini, jangan pernah berani kembali lagi!" Mendengar itu, Maya merasa sangat terkejut. Dia langsung melangkah maju, suara seraknya menggetarkan udara di antara mereka, "Mas Daniel, kenapa kamu bicara seperti itu? Apa salah Bella sampai kamu mengusirnya? Aku tahu, Bella memang bukan darah dagingmu. Tapi dia anakku!" Matanya berkaca-kaca, terbakar oleh luka dan amarah yang dalam. "Apa kamu benar-benar tega mengusir Bella? Apa kamu tidak memikirkan perasaanku, Mas?!"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN