Calon Daddy

1151 Kata

"Selamat, Bu Tara. Ibu sedang hamil." Kalimat dokter Anisa itu terdengar begitu jelas, tapi otakku seperti butuh waktu untuk memproses. Hamil? Aku? Aku menatap layar USG di sampingku—ada kantung kehidupan kecil berwarna hitam di sana. Dokter menunjuknya dengan pointer. "Ini kehamilannya sudah memasuki usia enam minggu," lanjut dokter Anisa dengan senyum hangat. "Detak jantung janinnya juga sudah terdengar, kuat dan sehat." Di sampingku, Mas Dirga langsung berdiri—wajahnya berseri-seri, senyumnya mengembang lebar sampai matanya menyipit. "Beneran, Dok? Istri saya hamil?!" "Benar sekali, Pak Dirga." Dokter Anisa tertawa melihat reaksinya. "Selamat ya, Anda akan menjadi seorang ayah." "OH MY GOD!" Mas Dirga melompat kegirangan—literally melompat—lalu langsung menggenggam tanganku erat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN