Senja Kenapa?

1118 Kata

Kai mulai gerah dengan pembahasan tentang perjodohannya dengan salah satu sepupu jauhnya. Wanita yang katanya sempurna… luar dalam. Cantik, berpendidikan, dan berasal dari keluarga terpandang. Namun, sayangnya, Kai sama sekali tidak tertarik. Hal yang sama dirasakan oleh Bu Calista. Dia pun mulai jengah dengan saudara suaminya yang tak henti-hentinya membanggakan putrinya, meski jelas-jelas Kai tak menunjukkan minat sedikit pun. “Coba saja dipertimbangkan dulu, Kai,” bujuk sang tante untuk kesekian kalinya, Bu Mirna. “Kalian akan menjadi pasangan yang sempurna. Toh keluarga juga sudah dekat.” Kai menghela nafas panjang. Senyum sopan yang sejak tadi dia pasang mulai terasa kaku. “Maaf, Tante,” jawabnya akhirnya. “Saya sudah punya calon istri.” Ruangan yang tadinya riuh mendadak sedik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN