Psikiaternya memang bukan dokter yang kaku, mungkin alasan ini juga yang buat Darby bisa terbuka saat menjalani perawatannya dulu. Dokter Dean masih di Bali dalam rangka liburan, alih-alih pergi sendiri atau mengajak Keyra, kerabatnya, Dean lebih suka mengajak Darby. Darby juga tidak keberatan untuk menemani Dean selama di Bali. Pergi dengannya menyenangkan. Kebersamaan yang terjalin pada mereka juga, membuat Darby perlahan mengenal Dean lebih dekat. Sisi kehidupan pribadi yang Dean bagi padanya, tentang pernah kehilangan adik tercinta dan saat membicarakannya, Dean bisa menghadapi dengan tenang tetapi ada kerinduan yang terlukis jelas dari matanya yang sedikit berkaca. Sebagai yang belajar pulih dari kehilangan, Darby bisa mengerti sesulit apa hari-hari yang dilalui setelahnya sampai t

