Lokasi Terakhir

2247 Kata

“Nomornya sudah tidak aktif sekarang, Pa...” beritahu Althaf setelah kembali mencoba, malah dapati hal tersebut. Ia menggelengkan kepala seketika anggapan telah terjadi sesuatu pada Jemma, terasa benar adanya. Mereka sedang di perjalanan rumah sakit, dengan perasaan Althaf yang tegang dan gelisah. Hanya ada satu nama yang tiba-tiba terlintas. Papa pun ternyata satu pemikiran, sebab itu Papa coba menghubunginya. Kian yakin ada hubungannya, saat nomor orang ini pun tiba-tiba tidak aktif. Althaf biarkan Papa melakukan apa pun, sementara ia pun segera menelepon seseorang sebab ia tahu kali ini sangat serius. Dia tidak bisa bergerak sendiri. Ia duduk tegang, mengeratkan pegangan pada ponselnya saat menunggu nada sambung hingga suara Sky Xabiru Lais akhirnya menyapa pendengarannya. “Ya, Al—

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN