Ekstra Part 4

2104 Kata

Sejak hamil Jemma alami perubahan selera makanan, akhirnya pilih setuju dibawakan bekal dari rumah, buatan Ibu yang dengan senang sekali menyiapkannya. Biasanya begitu, tapi tidak hari ini karena ia dan Althaf semalam pilih ke apartemen. Menginap di sana karena belakangan Althaf sering lembur, Jemma juga banyak kerjaan walau tidak seperti dulu mengejar target. Ia mementingkan kehamilannya. “Mbak, aku masuk ya!” seru Melati setelah mengetuk pintu ruang kerjanya. Jemma yang sedang memegang ponsel, mendongak mendapati Melati membawa kantung putih. Aroma makanan langsung menguar. “Apa itu, Mel?” “Ada kiriman, dari Mas Al buat Mbak Jeje...” beritahunya. Jemma mengernyitkan kening, kemudian ponselnya berdering. “Sudah sampai?” “Oh, kamu benaran kirim makanan?” “Ibu yang kirim ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN