Althaf itu semakin harinya membuat Jemma benar-benar merasa dicintai. Seperti walau Jemma tidak bisa menyajikan masakan seenak-enak buatan Ibu di rumah saat mereka sedang menginap di apartemen, Althaf menerima apa pun yang Jemma sempat masakan untuk sarapan, makan lahap adalah tanda ia begitu menghargai dan mensyukurinya. Masih ada banyak lagi momen-momen sederhana seperti itulah yang diam-diam menancap dalam di hati Jemma. Perhatian Althaf yang konsisten dan tulus setiap hari. Sikapnya yang membuat Jemma merasa benar-benar dicintai. Seperti pagi ini, saat Jemma menyajikan telur dadar dan roti panggang yang seadanya, Althaf menyantapnya sambil memuji, “enak banget, sayang. Ini sih lebih enak dari hotel bintang lima,” katanya memuji sambil tersenyum. Jemma tahu Althaf hanya berusaha membu

