Akhir pekan kembali menyapa. Pagi itu udara Jakarta terasa lembut, langit teduh tanpa terik berlebih. Dari ruang tengah, aroma essential oil lavender bercampur wangi lemon dan sesuatu yang menyengat menyebar ke seluruh rumah. Ben mengangkat sebelah matanya, meringis saat menyadari sumber kebisingan yang membuatnya gagal tidur lebih lama; suara vacuum cleaner, diiringi lagu-lagu nge-beat dari speaker yang terdengar terlalu ceria untuk jam segini. Ia menutup kepala dengan bantal sambil berharap kebisingan itu teredam. Namun ternyata percuma, justru kian riuh ditambah suara Anne yang asal berdendang. Ben beranjak dari ranjang, berjalan gontai menuju pintu kamar, masih dengan rambut acak-acakan dan kaos lusuh yang bertuliskan Civil Engineer: Solving Problems You Didn’t Know You Had. Begitu

