“Eling, Fit! Ingat Reno yang sudah melamarmu! Lebih baik kamu bersama Reno, dia dan keluarganya sudah menerimamu apa adanya. Bahkan mereka tidak malu punya besan seperti ibu! Setiap Reno datang, dia selalu hormat pada ibu!” ucap Wita menatap Fitri cemas, mencoba menenangkan hati putrinya yang tengah kalut. “Fitri gak bisa bu! Membayangkan pak Bisma dijodohkan sama Lara, Fitri gak bisa!” isak Fitri kesal sambil menghempaskan tubuhnya terduduk diranjang. “Istighfar Fit! Pak Bisma memang baik sama kamu, tapi kamu gak bisa asal pindah perasaan begitu saja setelah punya hubungan dengan orang lain! Aja kemaruk dadi wong!” “Fitri gak secinta itu sama mas Reno! Dia memang baik bu, sangat baik, tapi sejujurnya perasaan Fitri buat pak Bisma! Sudah sejak dulu Fitri kagum pada dirinya! Bahkan sebel

