Extra Part 8 | Tangis Pilu Seorang Anak

2045 Kata

Celotehan bayi yang sudah berusia genap delapan belas bulan itu membuat suasana rumah terasa ramai dan penuh tawa. Galen yang melihat bagaimana Shanum selalu menggoda Kai dan Kael hanya bisa ikut tertawa tanpa mau membantunya. Kedua bayi itu terlihat tergesa-gesa dalam langkahnya mengejar sang tante, jalannya yang terlihat belum kukuh justru membuat mereka terlihat semakin lucu. "Nty .... Nty ...." Panggil Kael berusaha bisa mengejar Shanum yang kini sedang mengangkat pistol mainannya tinggi-tinggi dan berpura-pura menembak Kael diikuti dengan suara tembakan yang dibuat-buat dengan imut. Mama dan Papanya duduk di serambi sambil menikmati cemilan sorenya, Rayyan absen dalam kumpul keluarga kali ini, pria itu super sibuk sejak hari mengerikan itu. Galen bahkan masih merahasiakannya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN