"Mmmphhhh!" Jenna mengeluarkan suara protes yang disambut dengan geraman. Sumpalan berupa ciuman itu membuat tubuhnya yang kejang ditenangkan. Jenna tidak yakin saat itu suaranya terdengar keluar atau tidak, meskipun di sisi lain ia sendiri tidak peduli apakah suaranya akan terdengar. Kalau pun terdengar oleh Julie, biarkan saja. Anggap saja itu sebagai upayanya untuk meyakinkan wanita itu. Karena saat ini ia masih harus bersepakat dengan Dalton. "Sial!" Untuk beberapa saat, kenikmatan yang berdenyut memenuhi mereka berdua. Membawa mereka dalam pusaran menuju surga yang tidak terbantahkan. Jenna terengah ketika Dalton melepaskan ciuman, dan ledakan tadi bukan sesuatu yang mudah untuk ia hadapi. Lelah. Jenna sangat lelah, tetapi tubuhnya berdenyut dari ujung kaki sampai kepala.

