Permainan musik terdengar. Hanya berupa piano dan biola, meskipun letaknya cukup jauh. Julie Rutherford masih bisa mendengar suaranya, saat ini ia berdiri di depan cermin besar setinggi manusia. Matanya yang tajam menyisir setiap lekuk gaun sutra berwarna emerald yang menggantung di patung manekin di depannya. Mayden, pelayan pribadi yang selalu sigap kapan pun dibutuhkan. Berdiri di belakangnya dengan tangan tertaut sopan. Wajahnya yang tenang tidak menunjukkan emosi atau pun ekspresi, meskipun ia sudah berdiri selama hampir sepuluh menit hanya untuk menunggu sang nyonya memutuskan apa yang akan ia kenakan untuk pesta penyambutan malam ini. Ya, malam terakhir sebelum para pria dibiarkan masuk ke dalam hutan Yukon yang ganas untuk saling bunuh. Ini mirip seperti cara ketika tahanan

