"Jangan pura-pura bodoh! Aku tahu kau mengenal si Carillo itu, dan kau mata-matanya!" Kata-kata itu menggema, membuat Jenna semakin dipenuhi kebingungan. Ia benar-benar tidak dapat mengantisipasi ini. Ia benar-benar tidak mengerti pria. Apalagi Dalton bukan pria biasa. Ia tidak tahu cara menangani pria, karena selama ini, di sepanjang hidupnya, ia selalu berusaha keras menghindari berhubungan dengan siapa pun. Meskipun godaan untuk menjalin hubungan dengan pria cukup banyak, tapi ia tidak pernah tertarik. Ia hanya fokus pada dirinya sendiri, pada Daisy, pada misi. Menjalin hubungan apa pun, meskipun itu hanya singkat dan selingan—hanya akan membuatnya kehabisan energi. Jadi, kemarahan Dalton yang membingungkan ini benar-benar membuatnya kewalahan. Sialan. Jenna benar-benar

