BAB 43. Aku Suami Yang Tidak Berdaya

1410 Kata

Chiko duduk dengan gelisah di ruangan Adrian. Menunduk—menyembunyikan raut wajahnya yang pasti berantakan itu. Adrian sendiri baru sampai rumah langsung menuju ruang kerjanya untuk mengurus putranya yang membuat kepalanya panas itu. Masih teringat di kepala Adrian saat hidung Jelita berdarah karena pukulan Juliana. Lalu Adrian harus melihat putranya ini berada di layar yang sama dengan perempuan yaang sudah melukai putri kesayangannya? Adrian tidak sudi. Kemarahannya bahkan masih bersisa hingga detik ini. “Jelaskan soal Series itu!” Adrian memulai pembicaraannya. Chiko menjawab sejujur-jujurnya. “Kalau gitu kamu keluar!” “Melani sedang mengusahakannya Yah,” “Kalau Melani tidak bisa melakukannya, biar ayah yang melakukannya. Kamu tahu kan cara Ayah melakukannya berbeda dengan yang lain?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN