Saat ini Akira sudah sampai di bulan terakhir kehamilannya. Chiko mulai sibuk menyiapkan barang-barang untuk putranya nanti. Tapi tentu saja yang jauh lebih sibuk adalah Adrian. Tepat ketika kehamilan Akira menginjak bulan ke sembilan, laki-laki itu memaksa anak dan menantunya itu untuk tinggal di rumahnya. Adrian menjadi sangat bawel dan berisik. Dua putranya selalu menjadi target omelannya jika tidak memperhatikan para istri mereka yang sedang hamil itu. Didit dan Bening memutuskan membuka cabang restoran mereka di dekat kediaman Adrian dan membeli rumah di sana. Kebetulan Chery juga kuliah di daerah itu dan Charly di pindahkan sekolah. Hal itu tentu saja agar bisa lebih dekat dengan anak dan calon cucunya. “Lo nggak akan ngerti Mas, rasanya mau punya cucu. Apalagi dua.” Pamer Adrian

