BAB 84. Ayah yang Sudah Kalah

2263 Kata

“Apa lagi yang kamu lakukan Chiko? Sudah ayah bilang jangan melakukan apapun biar Ayah yang memberi mereka pelajaran.” Kesal Adrian. Dua anaknya duduk di hadapannya sambil menunduk tapi terlihat tidak merasa bersalah sedikitpun. “Sebenarnya dari mana sifat keras kepala kalian berasal huh?” Gerutunya. Tidak sadar bahwa sikap keras kepala kedua putranya itu sepenuhnya di wariskan olehnya. “Mulut kalian tidak bisa di gunakan atau apa? Ayah tanya loh? Ngapain pada diem aja?” Ucap Adrian lagi karena baik Chiko maupun Regarta tidak ada yang menjawab. “Maaf yah.” Jawab mereka hampir bersamaan. Adrian mendengus sambil menyugar rambutnya kemudian sedikit menjambaknya karena terlalu frustasi. Apalagi masalah ini dia tidak bisa menceritakan pada siapapun karena menyangkut keselamatan putranya. “B

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN