Jevian menggenggam tangan Clara begitu mereka sampai di tepi pantai. Langkahnya mantap, seolah ingin menegaskan bahwa kehadirannya di sisi gadis itu bukan hal yang memalukan atau sesuatu yang harus disembunyikan. Clara sedikit menunduk, merasa canggung karena ini pertama kalinya ia datang ke pantai bersama seorang lelaki, apalagi lelaki sekelas Jevian yang biasanya bergaul dengan wanita kaya dan berpendidikan tinggi. Namun tatapannya luluh setiap kali Jevian menoleh dan berkata dengan nada lembut. “Kamu suka sunset?” tanya Jevian sambil berjalan melewati pasir lembut. Clara tersenyum kecil. “Aku suka. Tapi jarang ke pantai. Biasanya kerja terus.” “Mulai sekarang kita sering ke sini,” ucap Jevian sambil menarik tangan Clara lebih dekat. “Aku pengin kamu punya tempat untuk merasa tenang.”

