JEVIAN MENARIK CLARA SEMAKIN ERAT KE DALAM PELUKANNYA, seolah-olah d**a pria itu bisa menjadi benteng terakhir yang mampu melindungi gadis itu dari dunia yang semakin gila. Detak jantung Jevian terasa tidak beraturan di telinga Clara. Dia benar-benar ketakutan. Ketakutan yang bukan main-main, ketakutan yang sampai meremas perut dan membuat tenggorokannya terasa tercekat. Carden berdiri hanya beberapa langkah dari mereka. Mata pria itu kosong, tetapi ada sorot kegilaan yang sangat jelas di balik kepalanya. Sorot yang menunjukkan bahwa dia bukan lagi sekadar seorang ayah yang kehilangan kendali—dia sudah melampaui batas itu, berubah menjadi seseorang yang bersedia melakukan apa pun demi melampiaskan dendam dan ambisi yang tak masuk akal. Tangannya yang memegang pistol sama sekali tidak ber

