“Jangan melakukan apa pun dulu, atau keadaan akan makin parah. Papi-Mami tahu kita berdua sudah lebih dulu mengetahui hubungan mereka. Turut merahasiakannya. Kalau kamu bertindak, Papi akan kembali merasa dikhianati olehmu juga.” Izz mengingatkan si bungsu supaya tidak bertindak apa-apa dulu. Saluna kembali menghela napas dalam-dalam, terus bicara dengan Izz yang sayangnya tidak bisa mengambil cuti kecuali pas ia libur. Izz sendiri, sudah duga keadaan akan jadi rumit karena keputusan kembarannya diam-diam menjalin hubungan dengan orang kepercayaan Hamish. “Kamu enggak pulang saja? Siapa tahu hadirnya kamu, membuat suasana jadi lebih mencair.” Saluna sangat berharap saudaranya itu hadir di sini secara langsung. “Aku akan pulang, tapi belum bisa minggu ini. Pakde Aziz sakit, karena Ama

