Pengakuan, Kecewa Papi!

2561 Kata

Hansika sibuk mempertimbangkan, sedangkan Lea melakukan sesuatu yang tidak terbayangkan oleh Hansika. Ia meminta salah satu asisten rumah tangganya untuk memanggil Satya ke paviliun belakang, tempat yang cukup jauh dari jangkauan telinga Hamish maupun anak-anaknya. Tepat sebelum Satya mengantar Hansika ke rumah sakit. Lea berdiri membelakangi pintu, menatap kolam yang tenang, namun badai di dalam hatinya justru sedang mengamuk. Saat langkah kaki tegap itu terdengar dan berhenti di belakangnya, Lea tidak segera berbalik. Ia membiarkan keheningan yang menyesakkan itu menyiksa ruang di antara mereka. "Ibu memanggil saya?" Suara Satya terdengar rendah, tenang, namun ada nada waspada yang kental di sana. Satya tahu tujuan Lea memanggil setelah Hansika memberitahunya semalam. Lea berbalik per

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN