🎤: Gaho Jarak tak pernah menyakitkan. Yang menyakitkan adalah sikap yang tak tau batas. *** “Kak Ajeng sehat?” “Sehat, Ra.” Video di layar ponselku tampak bergoyang, lalu berselang detik, pemandangan sebagian Jakarta dari ketinggian menyapa netraku. “Jauh banget sama di Stockholm, ya Ra?” ujar Kak Ajeng lagi. “Tapi di Stockholm ngga ada nasi uduk kaki limaan di pengkolan, Kak,” selorohku. Kak Ajeng tertawa, lalu tampilan kembali berubah, wajah ayunya kembali mengisi layar. “Gue bosan tau, Ra.” Ayah bilang, Kakak tidak pernah mau meninggalkan unit kecuali untuk ke rumah sakit, baik itu kontrol kondisi psikisnya, memeriksa kandungan, atau menjenguk Grey. Itu pun penampilannya seperti penyamar ulung. Kakak terlalu takut ada yang mengenalinya—mengabadikannya hamil padahal belum menika

