🎤: Boyzone Kadang, hadiah paling indah adalah seseorang yang bersedia mengingat hal kecil yang bahkan sudah kita lupakan. *** “Yooo!” seru Awa bersemangat begitu turun dari mobil. Ia menggeliat-geliat dalam gendongan Nara, membuat ibunya sedikit kesulitan mengatur keseimbangan. “Awa tas byu!” ujarnya lagi setelah Nara menurunkannya, sedikit memutar pinggang untuk menunjukkan ransel biru dengan motif dinosaurus yang lucu di punggungnya. “Assalammu’alaikum,” sapaku, berjongkok di hadapannya, kedua tangan kuulurkan menyambutnya. “Yo ana?” balas Awa antusias, tak fokus memelukku. “Jawab MamaYo dulu dong.” “Yooo!” “Jawab dong Awa,” pinta Nara. “Wa’alaikumsalam.” Sementara bocah kecil itu sudah tak sabaran ingin memperlihatkan tas barunya. “Ini tasnya dari siapa?” tanyaku lagi. “Yaku,”

