Bab 71 - Titik Terang

1364 Kata

“Bagaimana keadaanmu, Sayang?” tanya Kiana yang menjenguk Revana untuk kedua kalinya. Sebelumnya ia juga sempat menjenguk wanita itu, tapi tidak bisa berbicara dengan leluasa karena ada orangtua Revana juga. Namun, sekarang mereka hanya berdua sehingga bisa mengobrol dengan tanpa beban atau takut ada yang mendengar. “Aku sudah merasa jauh lebih baik, Ma.” “Kamu sungguh tidak ingin dirawat saja di rumah sakit?” Revana menggeleng. “Aku sungguh merasa jauh lebih baik, Ma. Aku sudah sembuh. Jadi tidak perlu dirawat,” katanya. “Lagian aku hanya demam biasa dan sedikit lelah.” “Syukurlah kalau kamu sudah merasa jauh lebih baik,” balas Kiana. “Apa Arsen sudah ke sini?” tanya Kiana kemudian. Revana kembali menggeleng. Ia lalu berusaha duduk dan tentu saja Kiana segera membantunya. “Makasih,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN