Mata Rossa membesar, seolah ingin menolak kenyataan yang baru saja diucapkan suaminya. Kata 'bercerai' menggema di kepalanya, menusuk lebih dalam daripada pisau tajam. Meski Robert kini jatuh miskin, ia bertahan — setidaknya ia tak pernah disakiti dengan kasar oleh lelaki itu. Ada pula harapan samar dari menantu kaya yang mungkin suatu hari bisa menjadi sandaran mereka. Tetapi yang paling berat: Rossa sama sekali belum siap menjadi janda untuk kedua kalinya. Luka lama dari suami pertama yang KDRT masih membekas dan rasa sakit itu terus menjerat hidupnya bersama Bianca. Bagaimana pun juga, Robert-lah yang telah memberinya dan sang anak rasa nyaman dan kemewahan yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Meskipun untuk mendapatkan posisi Nyonya Sanjaya, Rossa pernah melakukan kesalahan yang t

