Kembali ke rumah mereka sambil bergumam, mendumal karena kesal dengan para Ibu Ibu yang mengambil alih sang suami tadi siang. Dijadikan bahan pamer kalau mereka bertemu dengan seorang pria tampan. "Cuma ibu ibu loh, masa iya aku suka. Masa iya aku cinta kan aku sayangnya sama kamu," ucap Raveno seperti itu. Tangannya menggenggam tangan sang istri sambil menyetir. "Sayang?" Raveno ingat dirinya terlambat membawakan s**u dan makanan untuk sang istri karena tertahan oleh ibu ibu di sana. "Sayang?" Ketika menoleh saat di lampu merah, Raveno mendapati sang istri yang sudah terlelap. Membuatnya kaget, padahal baru saja dia berbicara dengan Soraya. Namun suara napasnya yang teratur, Raveno yakin kalau sang istri benar benar sudah tidur dengan nyenyak dalam waktu yang singkat. Kemudian menoleh

