Amira masih bergemul dengan pikirannya, sekarang ini Ibu Desi masih belum sadarkan diri di rumah sakit. Bahkan sepanjang malam, Amira tidak bisa terlelap dengan tenang. Dan pagi harinya, dia diberikan kabar kalau keadaan mertuanya masih sama. “Jangan khawatir, Dek. Kamu jaga anak anak aja di sana, dokter bilang kalau Ibu baik baik aja kok, beliau hanya butuh istirahat karena kelelahan,” begitu ucap Dharma begitu pria itu menelpon dirinya. “Nanti kalau anak anak sekolah, kamu bisa ke sini. Tapi Ayyara jangan diajak ya, kasian di sini banyak yang sakit.” “Mas….” Amira malah kini mengkhawatirkan sang suami, nada bicaranya terdengar begitu lelah. “Kenapa, Dek?” “Mas jangan kecapean juga, istirahat ya.” “Jangan khawatir, Mas baik baik aja kok. Bilangin anak anak kalau Ayahnya gak bisa pul

