S2 : Kesempatan-Kesempatan

2228 Kata

Soraya terdiam, dia menunduk menatap makanannya yang belum sempat dia habiskan. Di sampingnya, ada Raveno yang sama bisunya dengannya. Pria itu telah menemukannya, dan Soraya belum siap untuk hal ini, terbesit di pikirannya kalau dia akan berlari sekuat tenaga dari sana. Namun yang dia pikirkan saat ini adalah bayinya yang mungkin terguncang di dalam perut. “Maaf datang secara tiba tiba, tapi ada beberapa hal yang harus kita selesaikan di sini.” “Gue di sini sama temen temen gue, gak ada yang harus kita bahas.” “Kak Anjani sama Kak Niken lagi naik kora kora di sana, dia ngasih kita waktu.” Seketika manik Soraya membulat, dua orang itu terlibat dalam hal ini. Menyebalkan sekali membuatnya ingin menjambak mereka berdua jika sudah bertemu. Bahkan tangan Soraya otomatis mengetik beberapa p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN