Ibu Desi sudah membaik. Namun meskipun dirinya sudah diberitahukan kalau memiliki penyakit bawaan yang kembali kambuh, Ibu Desi menolak dirinya untuk tinggal bersama dengan anaknya. Dia sudah terlalu nyaman di rumahnya yang besar, apalagi mengingatkannya pada median sang suami. Mungkin, sekarang ada tambahan beberapa perawat yang akan mengontrol kondisi tubuh dan mengawasi Ibu Desi. Sudah beberapa hari ini juga, hubungan Raveno dan juga Soraya membaik. Terlebih lagi, Raveno kini lebih memilih menitipkan Ayyara pada Amira. Sekalian lewat ke rumah Amira saat hendak kampus, Raveno selalu menurunkan Ayyara di sana. “Maaf ya, Tan. Ngerepotin dititipin mulu.” “Gak papa tau, suka malah ada bayi di sini.” Karena sebenarnya itu adalah perintah Amira yang mengharapkan Ayyara dititipkan di sana.

