“Makasih, Sayang,” ucap Dharma mencium kening istrinya setelah aktivitas yang mereka lakukan sebelumnya. Bercinta dan saling melepaskan kerinduan satu sama lain. Amira harus memberi apresiasi pada sang suami karena telah menahan gairah ini selama berbulan bulan. Bahkan Amira selalu ingin tau bagaimana kehidupan Dharma setelah istrinya meninggal. Bukan hal mudah menahan keinginan berhubungan badan, terlebih lagi, Dharma selalu membuatnya kelelahan setiap kali melakukannya. “Lepasin, jangan dibiarin di dalem.” “Enak anget, Dek.” “Mas,” ucap Amira memberikan senggolan pada perut sang suami. hingga akhirnya Dharma melepaskan miliknya dari sang istri, mengikat kondomnya kemudian membersihkan tubuh Amira dengan lap hangat sebelum memakaikan pakaian padanya. Amira yang mengantuk masih setenga

