Fairy’s Cafe Kembali

1101 Kata

Rani mengiyakan, dia melingkarkan tangannya di leher Brandon, membuat lelaki itu mengerjap gugup karenanya. “Ya, dengan aku setuju kita rujuk, bukan berarti kau bisa memaksaku untuk patuh pada perintahmu. Tunggu beberapa waktu, mungkin hatiku akan lebih santai dan terbuka untukmu!” katanya mendongak menatap Brandon. Brandon tersenyum, “I’m your slave now!” ucapnya seraya mencium bibir Rani dengan manis. Rani memejamkan matanya, menerima ciuman hangat dari lelaki itu meski masih terasa kaku. Sudah sekian lama sejak perpisahan mereka, dan juga Rani sulit untuk membuka diri pada lelaki lain selama masa kesendiriannya. Mungkin ada benarnya pepatah yang mengatakan jika terkadang racun yang menyakitimu adalah obat terbaik untuk lukamu. Selepas Brandon pergi, Rani kembali masuk ke rumah. Tamp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN