Ryujin diinduksi tidur. Bukan keputusan yang diambil dengan mudah, tapi tubuh dan pikirannya benar-benar kelelahan. Dokter menyarankan agar Ryujin diistirahatkan total. Bukan hanya lukanya, tapi juga pikirannya yang terlalu lama dipaksa bertahan dalam ketakutan. Tiga hari. Tiga hari Ryujin terbaring di atas ranjang itu tanpa sadar. Tiga hari rumah terasa jauh lebih sunyi dari biasanya. Julian hampir tidak pernah meninggalkan kamar itu. Ia duduk di kursi di samping ranjang, jas dan senjatanya sudah lama dilepas. Yang tersisa hanya seorang lelaki yang kelelahan, dengan mata cekung dan bahu yang tampak lebih berat dari sebelumnya. Jasmine tidur di boks kecil tak jauh dari ranjang, dijaga pengasuh dan Farah secara bergantian, tapi Julian selalu memastikan jaraknya dekat. Julian menatap

