Julian 154

839 Kata

Ryujin tidak langsung bangun. Ia hanya berbaring miring, menopang kepalanya dengan satu tangan, menatap dua manusia yang masih terlelap di hadapannvya. Jasmine tertidur pulas di atas perut Julian, tubuh kecil itu naik turun mengikuti napas papanya. Salah satu kaki mungil Jasmine menindih d**a Julian, sementara tangannya mencengkeram kaus tidur Julian seolah takut jatuh. Pemandangan itu membuat Ryujin tersenyum tanpa sadar. Begini saja sudah cukup membuat dadanya hangat. Ia menggeser sedikit rambut yang menutupi dahi Jasmine, lalu membungkuk pelan untuk mencium pipi gembul putrinya. Jasmine meringis kecil, mengerang pelan, tapi tidak terbangun. Ryujin tertawa lirih, menahan agar tidak mengeluarkan suara terlalu keras. Setelah itu, ia mencondongkan tubuh ke arah Julian dan mencium kening

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN