Julian 35

2675 Kata

Luna berdiri di depan pintu apartemen Julian dengan wajah penuh percaya diri, seperti seorang pemilik rumah yang kembali untuk mengambil haknya. Begitu pintu terbuka, Ryujin berdiri di sana dengan ekspresi terkejut, tapi cepat berubah menjadi dingin dan defensif. “Ada apa kamu kembali?” tanya Ryujin dengan nada datar, meski dalam hatinya mulai muncul rasa waspada. Luna tersenyum miring, langkahnya masuk tanpa diminta, seolah dia masih tinggal di sana. “Aku mau mengambil kembali posisiku. Aku kekasih sah Julian. Harusnya kamu yang pergi.” Ryujin mengepalkan jemarinya, tapi berusaha tidak terpancing. Dia tahu Luna sedang bermain—apa pun yang terjadi, dia tidak boleh menunjukkan kepanikan. Namun jauh di dalam diri, Ryujin tahu Luna bukan gadis yang bisa diremehkan, terutama ketika rasa cin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN