Bab 33

2604 Kata

Pagi itu apartemen Julian masih berada dalam suasana sunyi dan hangat. Matahari baru setengah muncul, sinarnya masuk dari celah gorden, membuat kamar Ryujin diterangi cahaya lembut keemasan. Julian masih memeluk Ryujin dari belakang, lengan kekarnya melingkari pinggang gadis itu. Nafasnya teratur, wajahnya tenang, sementara Ryujin sudah bangun lebih dulu dan hanya memandangi wajah Julian dengan campuran manja dan rasa sayang yang begitu jelas. Ryujin mencium pipi Julian sekilas sebelum perlahan bangkit dari kasur. Julian menggeliat kecil, namun tidak terbangun. Ryujin tersenyum kecil, lalu turun dari tempat tidur dan keluar kamar dengan langkah perlahan, tidak ingin membangunkan kekasihnya itu. Begitu pintu kamar tertutup pelan, Ryujin berjalan menuju dapur. Ia hendak mengambil air minum

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN