128~BC

1804 Kata

Altaf tersenyum kecil setelah menutup pintu mobilnya. Dengan segera ia menghampiri Raksa, yang baru menghentikan motor sport-nya di depan pagar. “Kirain sudah datang, Mas,” sapa Altaf setelah Raksa membuka helm full face-nya. Raksa menghela sejenak, sambil mengacak-acak rambutnya. “Ada sedikit trouble di kantor, makanya aku baru sampe.” Telunjuknya kemudian mengarah ke pagar. “Ranu sudah tau kamu datang?” “Belum,” jawab Altaf, “barusan mau telpon, tapi aku lihat kamu duluan.” “Aku buka pagar bentar kalau gitu.” Raksa meletakkan helmnya di tangki motor, lalu pergi membuka pagar. “Mobilmu bawa masuk nggak?” “Di depan aja, Mas.” “Oke.” Raksa membawa motornya ke carport, sekaligus mempersilakan Altaf masuk. “Aku harap semuanya selesai setelah ini. Kalian bisa nikah dan bahagia.” “Bu N

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN