Sebastian mendorong daun pintu begitu mendengar kalimat yang dilontarkan oleh Casandra. Pria itu terkejut melihat Adam Reed sedang berlutut sambil memeluk kaki istrinya. Sementara Casandra yang sudah mengalihkan pandangan mata ke arah pintu masuk—menatap tajam suami putrinya. Sebastian menggulir bola mata ke bawah setelah bertemu tatap selama beberapa detik dengan mama mertuanya. Pria itu menelan ludah. “Singkirkan pria ini dari hadapanku.” Mengerjap, Sebastian mengangkat kepala hingga kembali bertemu tatap dengan sepasang mata sembab mama mertuanya. Bekas air mata masih terlihat di kedua pipi putihnya. “Ma, beri kesempatan Papa menjelaskan semuanya.” “Kamu berkomplot dengannya, Bastian. Aku tidak akan memaafkanmu.” Sebastian terdiam. Niatnya membantu kini justru membuatnya menjadi

